Kabupaten Bekasi – jmpdnews.com – Wakil Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa Musyawarah Cabang (Muscab) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Bekasi bukan ajang perebutan jabatan, melainkan bagian dari perjalanan organisasi untuk memperkuat solidaritas antar dokter.
Hal itu disampaikan dr. Asep saat menghadiri Muscab dan seminar IDI Kabupaten Bekasi yang digelar di Bapelkes Cikarang Utara, Sabtu (19/10/2025).
“Muscab ini bukan pertandingan, tapi perjalanan demokrasi bagi para dokter. Kita telah disumpah sebagai saudara seprofesi. Saya berharap IDI bisa terus bersinergi dengan Pemda Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Wabup juga menegaskan komitmennya untuk memperhatikan perlindungan tenaga medis di Kabupaten Bekasi, termasuk kemudahan dalam penerbitan Surat Izin Praktik (SIP) yang menjadi bagian penting dalam profesi kedokteran.
“Semua urusan SIP saat ini ada di Pemda, baik di DPMPTS maupun di Dinas Kesehatan. Karena itu saya minta IDI bisa berkolaborasi dengan pemerintah agar pelayanan kepada dokter berjalan lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Jawa Barat, dr. Mohamad Lutfi, mengatakan pihaknya melakukan asistensi agar pelaksanaan Muscab berjalan demokratis dan transparan.
“Kami berharap Ketua IDI terpilih nanti adalah figur terbaik yang bisa membawa IDI Kabupaten Bekasi menjadi lebih maju dan mampu bermitra strategis dengan Pemda,” ungkapnya.
Penulis : redaksi
Editor : Arjuna
Sumber Berita : dari berbagai sumber









