Siapa Bisa Mengembalikan Marwah dan Kejayaan PPP ?

- Redaksi

Minggu, 15 Desember 2024 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cibarusah, jmpdnews.com || Pentas politik nasional pasca Pemilu kembali diramaikan dengan kegiatan konsolidasi partai. Salah satunya, Partai legendaris, Partai Persatuan Pembangunan yang bersiap menggelar Muktamar dalam waktu dekat. Salah satu yang menjadi pertanyataan penting, siapa bakal memimpin partai berbasis keumatan tersebut.

Pengamat Politik, dari Presiden University, Munawar Fuad, PhD, berpendapat, setidaknya terdapat Lima syarat kepemimpinan untuk kembali memulihkan kepercayaan publik, khususnya basis suara dan aspirasi umat Islam kepada Partai Persatuan Pembangunan setelah terhempas dari parlemen Senayan. Untuk itu diperlukan nakhoda dan imam yang memiliki persyaratan mumpuni.

1. Tokoh Pemimpin Nasional yang sudah dikenal luas, berjiwa nasionalis dan santri memiliki kedekatan dan nasabiyah keulamaan
2. Tokoh Pemimpin Nasional yang teruji, tegas dan berani menegakkan amar makruf nahyi munkar terbukti pengabdiannya bagi bangsa, negara dan keumatan.
3. Tokoh Pemimpin pemersatu, mampu menyatukan seluruh potensi partai dan potensi kebangsaan.
4. Mampu memulihkan kepercayaan dan membangun kembali sumber daya dan kekuatan partai untuk meraih kemenangan.
5. Memiliki basis, jaringan dan akses luas yang mampu membangun kolaborasi dan sinergi dalam memperkuat kepemimpinan nasional dan program pembangunan nasional untuk kemaslahatan bersama.

Baca Juga :  Ketua LSM KOMPI Apresiasi Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto Pada Sidang Tahunan MPR

Dari sejumlah tokoh internal maupun eksternal para tokoh bangsa, yang beredar : Mardiono, Sandiaga Uno, Yasin, juga muncul nama Jenderal Prof Dudung Abdurrahman. “Dari berbagai sisi, persyaratan tersebut melekat pada sosok seorang Jenderal TNI Purn. Prof Dudung Abdurrahman, SH, MH. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat tersebut, saat ini dipercaya sebagai Penasehat Khusus Presiden RI, Jenderal TNI Purn Prabowo Subianto”, papar Kang Fuad.

Jika dilihat latar belakangnya, Jenderal Purn Dudung Abdurrahman, Berasal dari Cirebon, tanah leluhur para Wali, trah keturunan aulia (para wali suci), dekat dengan Kyai, Ulama dan Habaib, biasa dipanggil Jenderal DAR, singkatan dari Dudung Abdur Rahman, tak diragukan bakal menjadi magnet yang sangat kuat bagi Partai Persatuan Pembangunan untuk kembali pulih dan meraih kepercayaan publik.

Baca Juga :  Membangun Bekasi Dengan Diskusi Publik Bekasi Mencari Pemimpin

Dari sisi DNA dan ruhnya, Jenderal DAR punya Cemistri dan suasana kebatinan yang kuat dengan spirit dan ruh perjuangan PPP sebagai Partai Umat yang tertua dan pernah menjadi yang terbesar di zamannya.

Kang Fuad menuturkan, agar Para elite PPP mesti mengeavalusi kegagalannya dan menghilangkan sumber dan faktor kegagalan itu. Saatnya PPP meredesain kembali, strategi dan manajemennya, ditentukan siapa yang paling tepat menjadi nakhoda dan imam terbaik. Kegagalan pada tingkat kemampuan melahirkan pemimpin / imam yang tepat, akan menentukan apakah PPP bisa mengembalikan marwah dan kejayaannya.

Kang Fuad menuturkan, agar Para elite PPP mesti mengeavalusi kegagalannya dan menghilangkan sumber dan faktor kegagalan itu. Saatnya PPP meredesain kembali, strategi dan manajemennya, ditentukan siapa yang paling tepat menjadi nakhoda dan imam terbaik. Kegagalan pada tingkat kemampuan melahirkan pemimpin / imam yang tepat, akan menentukan apakah PPP bisa mengembalikan marwah dan kejayaannya.

Penulis : Munawar Fuad, Ph.D

Editor : Arjuna

Sumber Berita : WA

Berita Terkait

Nepal Gelar Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital? Meskikah Indonesia meniru
Anggota DPR dari Kalangan Artis Bumerang atau Kemenangan Parpol
Nasdem : Copot Ahmad Sahroni & Nafa Urbach dari DPR
Ahmad Sahroni Di depak dari Komisi III DPR
Ketua LSM KOMPI Apresiasi Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto Pada Sidang Tahunan MPR
Antara Banteng & Gajah
Gus Yasin Calon Ketua Umum PPP Trah KH. Maimoen Zubair
Direktur LBH Arjuna : Pidato Prabowo Kontradiktif dengan Realita
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 September 2025 - 08:59 WIB

Nepal Gelar Voting Perdana Menteri Lewat Discord, Cikal Bakal Demokrasi Digital? Meskikah Indonesia meniru

Senin, 1 September 2025 - 08:29 WIB

Anggota DPR dari Kalangan Artis Bumerang atau Kemenangan Parpol

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:29 WIB

Nasdem : Copot Ahmad Sahroni & Nafa Urbach dari DPR

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:35 WIB

Ahmad Sahroni Di depak dari Komisi III DPR

Selasa, 19 Agustus 2025 - 18:46 WIB

Ketua LSM KOMPI Apresiasi Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto Pada Sidang Tahunan MPR

Rabu, 23 Juli 2025 - 07:55 WIB

Antara Banteng & Gajah

Selasa, 18 Maret 2025 - 16:18 WIB

Gus Yasin Calon Ketua Umum PPP Trah KH. Maimoen Zubair

Minggu, 15 Desember 2024 - 14:51 WIB

Siapa Bisa Mengembalikan Marwah dan Kejayaan PPP ?

Berita Terbaru

Media

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:34 WIB

Hukum & Politik

Saat Pejabat Bebas Ganti Nomor, Negara Batasi Hak Komunikasi Warga

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:08 WIB

Hukum & Politik

Rekayasa Kasus: KUHP Baru Ancam APH Hingga 12 Tahun Penjara

Minggu, 25 Jan 2026 - 08:54 WIB