CIKARANG SELATAN, JMPDNews.com — Suasana siang itu di WaterBoom Lippo Cikarang terasa berbeda. Di antara riuhnya pengunjung yang menikmati wahana air, tampak puluhan orang antre dengan senyum tenang di area utama taman rekreasi tersebut. Mereka bukan sedang menunggu giliran bermain, melainkan bersiap untuk memberikan sesuatu yang jauh lebih berarti — setetes darah untuk kehidupan.
Kegiatan bertajuk “Donor Darah untuk Kehidupan” itu menjadi bagian dari rangkaian kampanye ASTA KARYA, yang diinisiasi oleh WaterBoom Lippo Cikarang bersama Yayasan Bersatu Membangun Indonesia Sejahtera, Mari Berbagi Indonesia, dan brand partner Mujigae. Sejak pukul 14.00 WIB, antusiasme masyarakat terlihat begitu besar. Lebih dari 100 pendonor darah datang silih berganti, dengan semangat dan kepedulian yang sama: membantu sesama tanpa pamrih.
“Kami ingin menunjukkan bahwa hiburan dan kebaikan bisa berjalan beriringan,” ujar Hanik Endah Sayekti, Sales Marketing Manager WaterBoom Lippo Cikarang, di sela-sela kegiatan. “Melalui aksi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi kehidupan.”
Para peserta yang telah mendonorkan darah mereka mendapatkan tiket masuk gratis ke WaterBoom Lippo Cikarang, diskon 50 persen untuk pendamping, serta goodie bag berisi snack dari Mujigae sebagai bentuk apresiasi. Namun bagi banyak dari mereka, penghargaan itu hanyalah bonus. Yang utama adalah rasa hangat setelah tahu bahwa darah mereka bisa menyelamatkan nyawa orang lain.
Dukungan penuh dari tim medis PMI dan para relawan memastikan kegiatan berlangsung lancar dan aman hingga sore hari. Senyum para pendonor dan suasana akrab antara panitia, pengunjung, dan tenaga medis membuat acara sosial ini terasa lebih seperti perayaan kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, WaterBoom Lippo Cikarang kembali menegaskan komitmennya sebagai “Taman Rekreasi Berjuta Aksi.” Tidak hanya menghadirkan keceriaan bagi keluarga, tetapi juga menjadi wadah bagi aksi nyata kemanusiaan.
Karena bagi mereka, berbagi adalah bentuk seni yang paling indah — seni yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menghidupkan harapan. (*)









