“Pengamanan Aksi Diduga Tak Sesuai SOP, APH dan Satpol PP Disorot”

- Redaksi

Jumat, 3 April 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minim personel, lemahnya antisipasi, hingga jebolnya akses kantor bupati memunculkan dugaan pelanggaran prosedur dalam pengamanan aksi mahasiswa di Kabupaten Bekasi.

Cikarang – jmpdnws.com
Penanganan aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kabupaten Bekasi pada Selasa (2/4/2026) kini menjadi sorotan serius. Pengamanan yang dilakukan aparat penegak hukum (APH) dan Satpol PP diduga tidak berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), sehingga berujung pada tidak terkendalinya situasi di lapangan.

Pemberitaan yang beredar sebelumnya menyoroti polemik antara mahasiswa dan pemerintah daerah, mulai dari tudingan minimnya empati hingga respons ajakan dialog dari Plt Bupati Bekasi. Namun, perkembangan di lapangan justru mengarah pada persoalan yang lebih mendasar, yakni aspek pengamanan aksi.

Berdasarkan laporan evaluasi, ditemukan sejumlah indikasi kelemahan dalam manajemen pengamanan. Salah satunya adalah minimnya jumlah personel kepolisian yang diturunkan, bahkan disebut hanya sekitar lima orang saat apel pengamanan berlangsung. Jumlah ini dinilai tidak sebanding dengan potensi massa aksi yang telah terdeteksi sebelumnya.

Baca Juga :  Ketua LSM KOMPI Layangkan Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Begini Isinya

Selain itu, pengamanan disebut tidak dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan tingkat Polres, melainkan hanya pada level Kapolsek. Padahal, informasi terkait rencana aksi telah diketahui jauh hari, sehingga seharusnya dapat diantisipasi dengan langkah yang lebih komprehensif.

Lemahnya fungsi intelijen dan antisipasi juga menjadi catatan penting. Situasi yang berkembang hingga massa diduga mampu menembus pengamanan dan masuk ke area Kantor Bupati Bekasi menunjukkan adanya celah serius dalam pengendalian akses terhadap objek vital pemerintahan.

Peran Satpol PP sebagai pengamanan internal kawasan pemerintahan daerah turut menjadi sorotan. Masuknya massa ke area kantor bupati mengindikasikan bahwa pengamanan tidak berjalan optimal sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  DEDI MULYADI, POPULISME, DAN GEBRAKAN

Hingga saat ini, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun Satpol PP terkait evaluasi internal atas kejadian tersebut. Kondisi ini memunculkan dorongan publik agar dilakukan klarifikasi terbuka serta audit terhadap prosedur pengamanan yang dijalankan.

jika dugaan ketidaksesuaian SOP ini terbukti, maka hal tersebut tidak hanya menjadi persoalan teknis, tetapi juga dapat mengarah pada bentuk maladministrasi dalam penyelenggaraan fungsi pengamanan dan pelayanan publik.
Akuntabilitas pengamanan aksi merupakan bagian dari tanggung jawab negara. Ketika prosedur tidak dijalankan secara optimal, maka yang dipertaruhkan bukan hanya ketertiban umum, tetapi juga legitimasi aparat di mata publik.

Penulis : Redaksi

Editor : Arjuna

Sumber Berita : dari berbagai sumber

Berita Terkait

Transisi Kepemimpinan dan Kedewasaan Elite Daerah
Oligarki: Pemodal Koruptif ‘Kuasai’ Institusi, Sumber Daya, dan Otoritas
Berbekal Pengalaman Zuli Zulkipli, SH siap mengabdi menjadi Ketua ILUNI SMKN 1 Karawang
Dadang Tokoh Muda Kabupaten Bekasi Soroti Tragedi Ojol yang Terlindas Rantis Brimob Saat Demo
Ketua LSM KOMPI Layangkan Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Begini Isinya
Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Affan Kurniawan, Prabowo: Pemerintah akan Menjamin Kehidupan Keluarganya
Pemred JMPD News.Com, Kans Dedi Mulyadi Menjadi Presiden Di Masa Datang Terbuka Lebar
SETARA Institute Desak Panglima TNI Tarik Telegram Dukungan Militer untuk Kejaksaan
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:15 WIB

“Pengamanan Aksi Diduga Tak Sesuai SOP, APH dan Satpol PP Disorot”

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:54 WIB

Transisi Kepemimpinan dan Kedewasaan Elite Daerah

Senin, 3 November 2025 - 15:11 WIB

Oligarki: Pemodal Koruptif ‘Kuasai’ Institusi, Sumber Daya, dan Otoritas

Senin, 15 September 2025 - 12:40 WIB

Berbekal Pengalaman Zuli Zulkipli, SH siap mengabdi menjadi Ketua ILUNI SMKN 1 Karawang

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:40 WIB

Dadang Tokoh Muda Kabupaten Bekasi Soroti Tragedi Ojol yang Terlindas Rantis Brimob Saat Demo

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:46 WIB

Ketua LSM KOMPI Layangkan Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Begini Isinya

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:40 WIB

Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Affan Kurniawan, Prabowo: Pemerintah akan Menjamin Kehidupan Keluarganya

Selasa, 19 Agustus 2025 - 17:12 WIB

Pemred JMPD News.Com, Kans Dedi Mulyadi Menjadi Presiden Di Masa Datang Terbuka Lebar

Berita Terbaru

Bekasi

“Media Jangan Jadi Alat Pembunuhan Karakter”

Jumat, 3 Apr 2026 - 10:41 WIB

Sport

ORADO Jabar Resmi Gelar Kejurprov, Bekasi Siap Unjuk Gigi

Selasa, 31 Mar 2026 - 08:09 WIB