Rutinitas MTQ di Kabupaten Bekasi Wajib di Evaluasi.

- Redaksi

Senin, 30 September 2024 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cikarang, jmpdnews.com || Mencari bibit terbaik Qori Qoriah tingkat Kabupaten Bekasi sudah menjadi kewajiban setiap daerah kecamatan untuk di pertandingan di ajang MTQ ke 56 hari ini yangdi  laksanakan di kantor Kecamatan Cikarang Utara.

PJ Bupati Bekasi berkesempatan membuka acara tersebut dengan di awali Pawai Taaruf dari 23 kecamatan se Kabupaten Bekasi.Kalau di amati acara ini menjadi rutin setiap tahun apakah ada evaluasi untuk setiap kecamatan.baik dari sisi pembiayaan maupun pelaksanaan di adakan dari tingkatan Desa terus berjenjang ke Kecamatan.

Pj Bupati Bekasi Dedy Supriyadi menyampaikan gelaran Musabaqoh Tilawatil Qur’an yang diselenggarakan setiap tahunnya menjadi ajang mencari bibit qori-qoriah terbaik. Tentunya yang dapat membawa nama Kabupaten Bekasi mewakili Provinsi Jawa Barat di ajang MTQ Nasional pada tahun-tahun mendatang.

Baca Juga :  Jagalah Penyakit Hati

Kafilah asal Kabupaten Bekasi telah membuktikan kontribusinya di ajang MTQ Nasional 2024 lalu dengan menyumbang 80 poin untuk kafilah Jawa Barat dari total 146 poin. “Ya, tadi sudah saya sampaikan ada 8 qori-qoriah kita yang sukses mendapat prestasi di tingkat nasional, dan menyumbangkan 80 poin dari 146 poin yang diraih Jawa Barat jelas PJ Bupati Bekasi..

Jadi MTQ ini merupakan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Bekasi menggali potensi atau bibit qori-qoriah di ajang Provinsi dan Nasional selanjutnya,” ungkap Dedy Supriyadi usai membuka acara di panggung utama halaman kantor Kecamatan Cikarang Utara pada Senin (30/09/2024).

Sementara itu Asda 1 sekaligus Ketua Umum LPTQ Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti menambahkan kegiatan ini berlangsung selama 7 hari. Dengan tema menumbuhkan Generasi Qurani yang berakhlak mulia untuk Kabupaten Bekasi semakin maju, harmonis dan berkelanjutan. “Cabang yang dilombakan adalah cabang tilawah, qiro’at, hifzhil, fahmil, tahfiz, kaligrafi, karya tulis ilmiah quran, dan cabang hafalan hadits,” tuturnya. Selain itu gelaran ini dibuka dengan pelayanan publik seperti administrasi kependudukan, perbankan Bjb, UMKM, zakat infak dan sedekah dan perpajakan daerah.

Baca Juga :  7 aliran utama dalam sejarah pemikiran Islam

Idealnya jangan di paksakan rutin setiap tahun dan jangan terkesan hanya sebatas seremoni belaka.Wajib di evaluasi Pretasi dan kemampuan Kafilah lokal yang membawa nama baik wilayah baik itu Desa Kecamatan dan terakhir di Kabupaten bahkan tingkatan selanjutnya di ajang Provinsi sehingga tingkat Nasional.Intinya Kemampuan mandiri sebuah wilayah wajib di kedepankan agar kelak tercapai indeks Prestasi MTQ yang sebenarnya.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Arjuna

Berita Terkait

7 aliran utama dalam sejarah pemikiran Islam
Polemik Mushola Hasana Damai Persada dan Ujian Negara Hukum
Dilarang Salat di Hotel, Miliarder Ini Langsung Beli Gedungnya dan Ubah Jadi Masjid
Siapa Pembunuh Umar Bin Khattab Saat Salat Subuh
Sengkarut Wakaf Di Jual Ke Proyek Pengembang
Ketua Umum PBNU Diberi Waktu 3 Hari Untuk Mengundurkan Diri
Ada Guncangan Dahsyat di Tubuh NU Ada Apa ?
Kuota Haji Kabupaten Bekasi 2024, Total 2.165 Jamaah, Potensi Penyalahgunaan Perlu Diwaspadai
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:13 WIB

7 aliran utama dalam sejarah pemikiran Islam

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:04 WIB

Polemik Mushola Hasana Damai Persada dan Ujian Negara Hukum

Senin, 23 Februari 2026 - 17:29 WIB

Dilarang Salat di Hotel, Miliarder Ini Langsung Beli Gedungnya dan Ubah Jadi Masjid

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:31 WIB

Siapa Pembunuh Umar Bin Khattab Saat Salat Subuh

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:14 WIB

Sengkarut Wakaf Di Jual Ke Proyek Pengembang

Sabtu, 22 November 2025 - 15:15 WIB

Ketua Umum PBNU Diberi Waktu 3 Hari Untuk Mengundurkan Diri

Sabtu, 22 November 2025 - 07:25 WIB

Ada Guncangan Dahsyat di Tubuh NU Ada Apa ?

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 08:13 WIB

Kuota Haji Kabupaten Bekasi 2024, Total 2.165 Jamaah, Potensi Penyalahgunaan Perlu Diwaspadai

Berita Terbaru

Hukum & Politik

Sniper : Waspadai Narasi Miring yang Melemahkan Plt. Bupati Bekasi

Rabu, 18 Mar 2026 - 10:51 WIB

Keuangan

Urgensi Revisi UU ASN PPPK Jadi Korban

Senin, 16 Mar 2026 - 09:48 WIB