Makna Kemerdekaan Di Mata Pimpinan Centrum As Syauqiyah

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JMPD News.com – Bogor – Sejarah Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran dan perjuangan pondok pesantren. Sejak masa awal kedatangan Islam, terutama pada masa Walisongo, masa penjajahan Belanda, hingga masa kemerdekaan, pondok pesantren telah menyumbang sejuta jasa yang tak ternilai harganya bagi bangsa Indonesia. Terutama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  HPN Refresentasi Penegakan Demokrasi

Bagi Ustadz Yadi Nurdiansyah SE Pimpinan Centrum As Syauqiyah, kemerdekaan bukan hanya sekadar bebas dari penjajahan,

Tetapi juga merupakan proses dinamis yang terus berkembang dan membutuhkan upaya bersama untuk mewujudkannya.


Artinya, kemerdekaan bukan hanya tujuan akhir, melainkan juga proses yang harus terus diperjuangkan, tutur Ustadz Yadi Nurdiansyah SE.

Kemerdekaan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan nyata, seperti memperjuangkan keadilan, kesetaraan, dan hak-hak asasi manusia.

Baca Juga :  Ahmad Sahroni Terima Putusan MKD Dengan Lapang Dada

Untuk itu, dalam rangka mensyukuri HUT RI yang ke 80, Centrum As Syauqiyah akan mengadakan tangkap ikan secara gratis khusus bagi warga Desa Tanjung Sari.

Acara akan dilaksanakan di lokasi  Centrum As Syauqiyah Pusat silaturahmi Pasgong Desa Tanjung Sari Kabupaten Bogor. (RMA)

Berita Terkait

Ketua Umum PBNU Diberi Waktu 3 Hari Untuk Mengundurkan Diri
Ahmad Sahroni Terima Putusan MKD Dengan Lapang Dada
Menteri Keuangan Siap Tarik Dana MBG Jika Serapan Rendah
Direktur LBH Arjuna Ingatkan Konsekuensi Hukum Bagi Pelaku Penjarahan
Sampaikan Duka Cita Langsung pada Keluarga, Prabowo Melayat ke Rumah Affan Kurniawan
Dasco: Setelah Oktober 2025, Anggota DPR Tak Terima Tunjangan Rumah Rp 50 Juta Per Bulan Lagi..
Eks Wamenaker Noel Minta Amnesti ke Presiden, Laode Syarief: Tidak Layak untuk Kasus Korupsi
Setelah Viral Tunjangan Beras Rp12 Juta, Wakil Ketua DPR Langsung Klarifikasi: Rp200 Ribu Sejak 2010
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 15:15 WIB

Ketua Umum PBNU Diberi Waktu 3 Hari Untuk Mengundurkan Diri

Kamis, 6 November 2025 - 15:51 WIB

Ahmad Sahroni Terima Putusan MKD Dengan Lapang Dada

Kamis, 9 Oktober 2025 - 06:39 WIB

Menteri Keuangan Siap Tarik Dana MBG Jika Serapan Rendah

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:46 WIB

Direktur LBH Arjuna Ingatkan Konsekuensi Hukum Bagi Pelaku Penjarahan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:46 WIB

Sampaikan Duka Cita Langsung pada Keluarga, Prabowo Melayat ke Rumah Affan Kurniawan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 19:21 WIB

Dasco: Setelah Oktober 2025, Anggota DPR Tak Terima Tunjangan Rumah Rp 50 Juta Per Bulan Lagi..

Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:42 WIB

Eks Wamenaker Noel Minta Amnesti ke Presiden, Laode Syarief: Tidak Layak untuk Kasus Korupsi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 22:56 WIB

Setelah Viral Tunjangan Beras Rp12 Juta, Wakil Ketua DPR Langsung Klarifikasi: Rp200 Ribu Sejak 2010

Berita Terbaru

Media

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:34 WIB

Hukum & Politik

Saat Pejabat Bebas Ganti Nomor, Negara Batasi Hak Komunikasi Warga

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:08 WIB

Hukum & Politik

Rekayasa Kasus: KUHP Baru Ancam APH Hingga 12 Tahun Penjara

Minggu, 25 Jan 2026 - 08:54 WIB