Kejagung soal Densus 88 Kuntit Jampidsus: Bukan Isu, Ini Fakta di Lapangan

- Redaksi

Minggu, 2 Juni 2024 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jmpdnews.com || Jakarta – Kejaksaan Agung telah mengonfirmasi seorang anggota Polri dari Densus 88 ditangkap karena menguntit Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Ardiansyah. Setelah penangkapan, ditemukan bukti Febrie menjadi target operasi dengan adanya profiling terhadapnya.

“Bahwa memang benar ada isu, bukan isu lagi, ini adalah fakta penguntitan di lapangan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana, Rabu (29/5/2024).

Ketut menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat tim pengawal Jampidsus menangkap seorang anggota Densus 88. Setelah penangkapan, dilakukan pemeriksaan terhadap ponsel anggota tersebut dan ditemukan bukti adanya profiling yang diduga menunjukkan targetnya adalah Jampidsus.

Baca Juga :  Rangkaian HPN 2026: AMKI Cirebon Raya Adakan Jumat Berkah

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap penguntit, di dalam HP yang bersangkutan ditemukan profiling mengenai Pak Jampidsus,” kata Ketut.
Atas peristiwa tersebut, penguntit dibawa ke Kejaksaan Agung. Selanjutnya, pelaku diserahkan kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Paminal) Polri untuk penanganan lebih lanjut.

“Kita serahkan kepada Polri untuk ditangani lebih lanjut,” kata Ketut.

Baca Juga :  Diskominfosantik Kabupaten Bekasi Gelar Media Gathering 2024

Insiden ini terjadi saat Jampidsus Febrie Ardiansyah dibuntuti oleh anggota Densus 88 ketika hendak makan malam di sebuah restoran Perancis di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (19/5/2024).

Aksi penguntitan ini diketahui oleh Polisi Militer yang telah ditugaskan untuk mengawal Febrie. Salah seorang dari anggota Densus 88 tersebut berhasil ditangkap. Di media sosial, beredar informasi berupa foto dan video yang diduga terkait dengan insiden tersebut.

Editor : Asj Cinema

Sumber Berita : @inews.id

Berita Terkait

Rangkaian HPN 2026: AMKI Cirebon Raya Adakan Jumat Berkah
Rakim Sonjaya, Sekretaris JMPD Kabupaten Bekasi, Ucapkan Selamat atas Pelantikan Sekda Baru Drs. H. Endin Samsudin, M.Si
Sekertaris JMPD Kabupaten Bekasi Soroti Keras Obat Kadaluarsa Rp800 Juta di UPTD Kesehatan Kabupaten Bekasi
Hadir ke Kabupaten Bekasi, Menteri PKP Ara Ajak Masyarakat Manfaatkan Kredit Program Perumahan dan FLPP
Kabupaten Bekasi Dinilai Tertinggal dalam Inovasi Kebijakan dan Program Pembangunan
Bupati Bekasi Tinjau Banjir Sukatani: Pekerjaan BBWS Tertunda Jadi Sorotan Utama
Pidana Kerja Sosial di Jawa Barat, KDM: Efisiensi Anggaran Negara dan Dorong Produktivitas Sosial
Pemkab Bekasi Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pendidikan Lewat Program Permagangan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:18 WIB

Rangkaian HPN 2026: AMKI Cirebon Raya Adakan Jumat Berkah

Jumat, 28 November 2025 - 16:49 WIB

Rakim Sonjaya, Sekretaris JMPD Kabupaten Bekasi, Ucapkan Selamat atas Pelantikan Sekda Baru Drs. H. Endin Samsudin, M.Si

Sabtu, 22 November 2025 - 14:55 WIB

Sekertaris JMPD Kabupaten Bekasi Soroti Keras Obat Kadaluarsa Rp800 Juta di UPTD Kesehatan Kabupaten Bekasi

Sabtu, 22 November 2025 - 08:48 WIB

Hadir ke Kabupaten Bekasi, Menteri PKP Ara Ajak Masyarakat Manfaatkan Kredit Program Perumahan dan FLPP

Sabtu, 8 November 2025 - 08:22 WIB

Kabupaten Bekasi Dinilai Tertinggal dalam Inovasi Kebijakan dan Program Pembangunan

Rabu, 5 November 2025 - 15:23 WIB

Bupati Bekasi Tinjau Banjir Sukatani: Pekerjaan BBWS Tertunda Jadi Sorotan Utama

Selasa, 4 November 2025 - 19:35 WIB

Pidana Kerja Sosial di Jawa Barat, KDM: Efisiensi Anggaran Negara dan Dorong Produktivitas Sosial

Senin, 3 November 2025 - 19:21 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pendidikan Lewat Program Permagangan

Berita Terbaru

Media

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:34 WIB

Hukum & Politik

Saat Pejabat Bebas Ganti Nomor, Negara Batasi Hak Komunikasi Warga

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:08 WIB

Hukum & Politik

Rekayasa Kasus: KUHP Baru Ancam APH Hingga 12 Tahun Penjara

Minggu, 25 Jan 2026 - 08:54 WIB