Kabupaten Bekasi Dinilai Tertinggal dalam Inovasi Kebijakan dan Program Pembangunan

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cikarang – jmpdnews.com 

Sejumlah pengamat menilai bahwa kebijakan dan program pembangunan di Kabupaten Bekasi cenderung tertinggal dibandingkan dengan daerah-daerah tetangganya seperti Kota Bekasi, Karawang, dan Kabupaten Bogor. Kondisi ini mencerminkan perlunya arah kebijakan yang lebih terencana, inovatif, dan berkelanjutan di tingkat pemerintah daerah.

Meski dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi industri terbesar di Jawa Barat, Kabupaten Bekasi dinilai belum optimal dalam memanfaatkan kekuatan ekonominya untuk mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata. Sejumlah program strategis daerah sering kali terkendala oleh proses birokrasi yang panjang, lemahnya koordinasi antar perangkat daerah, serta minimnya inovasi dalam perencanaan kebijakan publik.

dan inilah beberapa poin yang mengindikasikan ketertinggalan yang terjadi :

🧭 1. Kebijakan Pembangunan yang Kurang Terarah

Sering kali tidak ada kesinambungan antar kepemimpinan daerah, sehingga program unggulan bupati sebelumnya tidak dilanjutkan oleh penerusnya. Akibatnya, arah pembangunan menjadi tidak fokus dan berjalan lambat.

Baca Juga :  Zuli Zulkipli: Prestasi Zonk!! Di Sebut Bapak Pembangunan

🏢 2. Birokrasi yang Lambat dan Kurang Inovatif

Kabupaten Bekasi memiliki struktur birokrasi yang besar, tapi masih kurang dalam hal digitalisasi dan tata kelola modern. Sementara daerah tetangga seperti Kota Bekasi dan Karawang sudah menerapkan e-government dan smart city secara lebih serius.


💰 3. Tantangan Tata Kelola Anggaran

Meski memiliki PAD besar dari sektor industri, realisasi anggarannya sering terlambat. Banyak proyek strategis yang mandek karena proses perencanaan, lelang, atau pengawasan yang tidak efektif.


🧑‍🤝‍🧑 4. Minimnya Partisipasi Publik dan Komunikasi Kebijakan

Kebijakan publik di Bekasi kadang tidak melibatkan masyarakat secara luas. Kurangnya transparansi dan dialog dengan warga membuat program tidak tepat sasaran dan dukungan publik lemah.

Baca Juga :  Program PTSL Desa Jayakerta Terindikasi Pungli, Diduga Kerjasama dengan Oknum BPN

🏗️ 5. Ketimpangan Wilayah

Bagian utara Bekasi (Tambelang, Cabangbungin, Muaragembong) masih tertinggal jauh dibanding wilayah industri di selatan. Program pemerataan wilayah belum berjalan optimal, padahal ketimpangan infrastruktur ini menahan potensi ekonomi lokal.


🌆 6. Tekanan Urbanisasi dan Konflik Tata Ruang

Bekasi diapit kawasan megapolitan Jabodetabek, tapi belum sepenuhnya bisa mengelola tekanan urbanisasi, alih fungsi lahan, dan masalah lingkungan. Sementara tetangganya sudah lebih siap dengan rencana tata ruang terpadu.


🧩 7. Kurangnya Identitas Daerah dan Visi Bersama

Kabupaten Bekasi sering hanya dikenal sebagai “wilayah industri”, bukan sebagai daerah dengan visi sosial-budaya atau ekonomi unggulan. Padahal daerah tetangga punya branding kuat: Karawang sebagai kota industri maju, Bogor dengan pariwisata dan pendidikan, Depok dengan teknologi dan kampus.

Penulis : Redaksi

Editor : Arjuna

Sumber Berita : dari berbagai sumber

Berita Terkait

Rangkaian HPN 2026: AMKI Cirebon Raya Adakan Jumat Berkah
Rakim Sonjaya, Sekretaris JMPD Kabupaten Bekasi, Ucapkan Selamat atas Pelantikan Sekda Baru Drs. H. Endin Samsudin, M.Si
Sekertaris JMPD Kabupaten Bekasi Soroti Keras Obat Kadaluarsa Rp800 Juta di UPTD Kesehatan Kabupaten Bekasi
Hadir ke Kabupaten Bekasi, Menteri PKP Ara Ajak Masyarakat Manfaatkan Kredit Program Perumahan dan FLPP
Bupati Bekasi Tinjau Banjir Sukatani: Pekerjaan BBWS Tertunda Jadi Sorotan Utama
Pidana Kerja Sosial di Jawa Barat, KDM: Efisiensi Anggaran Negara dan Dorong Produktivitas Sosial
Pemkab Bekasi Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pendidikan Lewat Program Permagangan
 ASN Kabupaten Bekasi Diminta Jadi Agen Perubahan Lingkungan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:18 WIB

Rangkaian HPN 2026: AMKI Cirebon Raya Adakan Jumat Berkah

Jumat, 28 November 2025 - 16:49 WIB

Rakim Sonjaya, Sekretaris JMPD Kabupaten Bekasi, Ucapkan Selamat atas Pelantikan Sekda Baru Drs. H. Endin Samsudin, M.Si

Sabtu, 22 November 2025 - 14:55 WIB

Sekertaris JMPD Kabupaten Bekasi Soroti Keras Obat Kadaluarsa Rp800 Juta di UPTD Kesehatan Kabupaten Bekasi

Sabtu, 22 November 2025 - 08:48 WIB

Hadir ke Kabupaten Bekasi, Menteri PKP Ara Ajak Masyarakat Manfaatkan Kredit Program Perumahan dan FLPP

Sabtu, 8 November 2025 - 08:22 WIB

Kabupaten Bekasi Dinilai Tertinggal dalam Inovasi Kebijakan dan Program Pembangunan

Rabu, 5 November 2025 - 15:23 WIB

Bupati Bekasi Tinjau Banjir Sukatani: Pekerjaan BBWS Tertunda Jadi Sorotan Utama

Selasa, 4 November 2025 - 19:35 WIB

Pidana Kerja Sosial di Jawa Barat, KDM: Efisiensi Anggaran Negara dan Dorong Produktivitas Sosial

Senin, 3 November 2025 - 19:21 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pendidikan Lewat Program Permagangan

Berita Terbaru

Media

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:34 WIB

Hukum & Politik

Saat Pejabat Bebas Ganti Nomor, Negara Batasi Hak Komunikasi Warga

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:08 WIB

Hukum & Politik

Rekayasa Kasus: KUHP Baru Ancam APH Hingga 12 Tahun Penjara

Minggu, 25 Jan 2026 - 08:54 WIB