Jababeka Kokoh Jadi Magnet Investor di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 06:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIKARANG SELATAN, JMPDNews.com – Kawasan Industri Jababeka (KIJA) tetap menjadi tujuan utama investasi meski ekonomi global tengah diliputi ketidakpastian. Sejumlah perusahaan besar, baik lokal maupun internasional, seperti PT Prodia Diagnostic Line, PT Huabao Food Technology, PT Tunas Mitra Sukses, dan PT Kemas Surya Teknovasi resmi membuka atau membangun fasilitas baru di kawasan tersebut pada awal tahun.

President Director PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini, menyebutkan bahwa kehadiran tenant baru mencerminkan kepercayaan investor terhadap kualitas dan reputasi Jababeka. “Walaupun kondisi ekonomi cukup dinamis, Jababeka tetap menjadi pilihan utama para pengusaha dan investor,” ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan Agen Properti Ramaikan Peluncuran Blok Baru Jababeka Bizpark

Sejak berdiri pada 1989, Kota Jababeka Cikarang berkembang menjadi kawasan industri modern terbesar di Indonesia dengan luas lebih dari 5.600 hektar. Kawasan ini menampung lebih dari 2.000 perusahaan dari 30 negara, di antaranya Unilever, Mattel, Samsung, dan Piaggio.

Selain industri, Jababeka juga menghadirkan fasilitas pendidikan, hunian, kesehatan, hingga gaya hidup. Kawasan ini dikenal sebagai Education City melalui keberadaan lembaga pendidikan seperti President University, serta tengah mengembangkan Medical City sebagai pusat layanan kesehatan berstandar internasional.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Tertibkan Ratusan Bangli di Cikarang Utara

Jababeka pun memperluas inovasinya melalui pembangunan Jababeka Factory Outlet, destinasi wisata industri yang menawarkan pengalaman belanja sekaligus edukasi proses produksi langsung dari pabrik.

Ivonne menambahkan, pihaknya terus membuka peluang kerja sama dengan mitra strategis melalui penyediaan kavling industri berukuran 1.000 hingga 50.000 meter persegi. “Jababeka siap mendukung ekspansi dan keberhasilan jangka panjang para investor,” katanya.

Dengan ekosistem terintegrasi dan infrastruktur kelas dunia, Jababeka kian mempertegas posisinya sebagai kawasan investasi strategis di Asia Tenggara sekaligus motor penggerak ekonomi nasional. (red)

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Dukung Kolaborasi Lintas Daerah untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi
Kabupaten Bekasi Menjadi Barometer Pertumbuhan Investasi di Indonesia
Audiensi Ditjen Intram di Kota Jababeka Bahas Mobilitas dan Integrasi Transportasi
Konsep Baru Jababeka Green Market Tawarkan Kenyamanan, Kebersihan dan Harga Terjangkau
Jababeka Mulai Bangun Bizpark Phase II di Kawasan CBD Cikarang
BobiBOS Bahan Bakar alternatif
Setetes Darah, Sejuta Harapan: Kisah di Balik Aksi Donor Darah WaterBoom Lippo Cikarang
Jababeka Residence Hadirkan New Palm Town House, Solusi Investasi dan Hunian Produktif
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:29 WIB

Pemkab Bekasi Dukung Kolaborasi Lintas Daerah untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:25 WIB

Kabupaten Bekasi Menjadi Barometer Pertumbuhan Investasi di Indonesia

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:31 WIB

Audiensi Ditjen Intram di Kota Jababeka Bahas Mobilitas dan Integrasi Transportasi

Senin, 1 Desember 2025 - 06:07 WIB

Konsep Baru Jababeka Green Market Tawarkan Kenyamanan, Kebersihan dan Harga Terjangkau

Rabu, 26 November 2025 - 08:04 WIB

Jababeka Mulai Bangun Bizpark Phase II di Kawasan CBD Cikarang

Minggu, 16 November 2025 - 09:37 WIB

BobiBOS Bahan Bakar alternatif

Senin, 3 November 2025 - 10:00 WIB

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Kisah di Balik Aksi Donor Darah WaterBoom Lippo Cikarang

Selasa, 28 Oktober 2025 - 05:32 WIB

Jababeka Residence Hadirkan New Palm Town House, Solusi Investasi dan Hunian Produktif

Berita Terbaru

Media

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:34 WIB

Hukum & Politik

Saat Pejabat Bebas Ganti Nomor, Negara Batasi Hak Komunikasi Warga

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:08 WIB

Hukum & Politik

Rekayasa Kasus: KUHP Baru Ancam APH Hingga 12 Tahun Penjara

Minggu, 25 Jan 2026 - 08:54 WIB