Indeks Budaya Kerja BerAKHLAK tahun 2025 Kecamatan Cikarang Timur Jawara

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi _ jmpdnews.com

Hasil pemetaan Indeks Budaya Kerja BerAKHLAK tahun 2025 menunjukkan adanya variasi signifikan antar kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi. Data ini menjadi cerminan sejauh mana perangkat kecamatan menerapkan nilai-nilai BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dalam tata kelola pemerintahan sehari-hari.

Cikarang Timur Teratas dengan Skor 73,30

Kecamatan Cikarang Timur menempati posisi pertama dengan skor 73,30, menunjukkan kinerja budaya kerja yang paling kuat dibanding kecamatan lainnya. Skor ini sekaligus menjadi indikator komitmen aparatur dalam mendorong pelayanan publik yang lebih responsif dan profesional.

Baca Juga :  Sekertaris JMPD Kabupaten Bekasi Desak Gubernur Jawa Barat Segera Lunasi Utang (KIS–JKN)BPJS Rp84 Miliar

Sukakarya dan Muaragembong Mengikuti

Di posisi kedua dan ketiga, Kecamatan Sukakarya (64,33) dan Muaragembong (60,12) mencatat skor cukup tinggi, menunjukkan penguatan budaya kerja yang mulai merata meski tingkat tantangan wilayah berbeda-beda.

Kecamatan dengan Skor Menengah

Sebagian besar kecamatan berada pada rentang skor 54–59, termasuk Kecamatan Babelan, Sukawangi, Kedungwaringin, Cikarang Selatan, Tambun Utara, Cibitung, hingga Cikarang Utara. Kelompok ini dianggap memiliki fondasi budaya kerja yang cukup baik namun masih membutuhkan peningkatan terutama dalam aspek kolaboratif dan adaptif.

Baca Juga :  Resmi Mengaspal, Bus Trans Wibawamukti Siap Layani Kebutuhan Transportasi Masyarakat

Tarumajaya Terendah: 49,72

Sementara itu, posisi terbawah ditempati Kecamatan Tarumajaya dengan skor 49,72. Capaian ini menjadi perhatian khusus karena berada di bawah standar rata-rata kabupaten dan berpotensi membutuhkan intervensi pembinaan serta evaluasi lebih mendalam.

Penulis : RS

Editor : LBH ARJUNA

Berita Terkait

Dinamika Pemerintahan Ade Kuswara Kunang Berujung Tragis
H Cecep Noor Figur Yang Berpengalaman dan Memahami Birokrasi
Sekertaris JMPD Kabupaten Bekasi Desak Gubernur Jawa Barat Segera Lunasi Utang (KIS–JKN)BPJS Rp84 Miliar
Fraksi Bintang Persatuan Buruh (F-BPB) memberikan apresiasi RAPBD 2026 yang bernilai Rp7,57 triliun
Pembangunan Kantor Kelurahan Jatimulya Ditarget Rampung Akhir 2025
Seleksi Sekda Kabupaten Bekasi: Antara Kepatuhan Regulasi dan Realitas Birokrasi Daerah
Tiga Calon Sekda Kabupaten Bekasi Dipastikan Penuhi Prosedur dan Regulasi Seleksi
“Ida Farida Tegaskan: Tidak Ada Lagi Copy-Paste dalam Penyusunan Anggaran”
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:23 WIB

Dinamika Pemerintahan Ade Kuswara Kunang Berujung Tragis

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:08 WIB

H Cecep Noor Figur Yang Berpengalaman dan Memahami Birokrasi

Rabu, 26 November 2025 - 11:03 WIB

Sekertaris JMPD Kabupaten Bekasi Desak Gubernur Jawa Barat Segera Lunasi Utang (KIS–JKN)BPJS Rp84 Miliar

Selasa, 25 November 2025 - 15:56 WIB

Indeks Budaya Kerja BerAKHLAK tahun 2025 Kecamatan Cikarang Timur Jawara

Jumat, 21 November 2025 - 09:12 WIB

Fraksi Bintang Persatuan Buruh (F-BPB) memberikan apresiasi RAPBD 2026 yang bernilai Rp7,57 triliun

Senin, 3 November 2025 - 10:25 WIB

Pembangunan Kantor Kelurahan Jatimulya Ditarget Rampung Akhir 2025

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 17:40 WIB

Seleksi Sekda Kabupaten Bekasi: Antara Kepatuhan Regulasi dan Realitas Birokrasi Daerah

Jumat, 24 Oktober 2025 - 10:33 WIB

Tiga Calon Sekda Kabupaten Bekasi Dipastikan Penuhi Prosedur dan Regulasi Seleksi

Berita Terbaru

Keuangan

Urgensi Revisi UU ASN PPPK Jadi Korban

Senin, 16 Mar 2026 - 09:48 WIB

Pengadilan

Mengapa Bukti Surat Adalah “Raja” dalam Sidang Perdata?

Sabtu, 14 Mar 2026 - 09:24 WIB