Cikarang Timur.jmpdnews.com. Keluhan warga RT 02/03 Kampung Citarik, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, terkait banjir lumpur yang masuk ke rumah-rumah akibat proyek pengurugan seluas 5,6 hektare, langsung direspons cepat oleh Kepala Desa Karangsari, H. Bao Umbara.
Setelah menerima laporan warga mengenai ketiadaan saluran pembuangan air (drainase) dari area pengurugan, H. Bao Umbara tak tinggal diam. Ia langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya sekaligus memberikan bantuan kepada warga terdampak.

“Kami menerima laporan bahwa air bercampur lumpur sampai masuk ke kamar dan tempat tidur warga. Ini tidak bisa dibiarkan. Maka hari ini saya datang langsung untuk memastikan apa yang terjadi,” ujar H. Bao Umbara saat berada di lokasi.
Dalam kunjungan tersebut, H. Bao Umbara memberikan bantuan darurat kepada warga serta meninjau titik-titik yang menjadi jalur masuknya air lumpur ke permukiman. Ia juga melakukan dialog dengan perwakilan warga untuk mendengarkan langsung keluhan mereka.
Tak hanya itu, Kades Karangsari tersebut juga menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan drainase ini bersama pihak perusahaan yang melakukan pengurugan.
“Saya sudah meminta pihak perusahaan untuk segera membangun saluran air agar banjir lumpur tidak lagi terjadi. Warga harus mendapat kenyamanan, dan kegiatan pembangunan tidak boleh merugikan masyarakat sekitar,” tegasnya.
Warga mengapresiasi langkah cepat H. Bao Umbara yang datang tanpa sekat dan langsung menindaklanjuti laporan mereka.
Penulis : RS
Editor : LBH ARJUNA









