Dadang Tokoh Muda Kabupaten Bekasi Soroti Tragedi Ojol yang Terlindas Rantis Brimob Saat Demo

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi – Jmpdnews.com – Tokoh Muda Kabupaten Bekasi Dadang menyoroti tragedi memilukan demonstrasi yang terjadi di Gedung DPR RI di Jakarta, Kamis (28/8/2025) lalu. Tragedi Affan Kurniawan, ojek online (ojol) yang meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis (Rantis) BRIMOB menjadi catatan panjang tindakan represif aparat terhadap rakyat jelata.

Dadang mengkritik sikap aparat yang melanggar hak asasi manusia, tidak adanya ruang demokrasi yang sehat, hingga kegagalan negara menjamin hajat hidup masyarakatnya.

“Saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya sekaligus kemarahan yang tak terbendung atas tragedi penabrakan seorang driver ojek online oleh kendaraan milik aparat dalam aksi massa pada tanggal 28 Agustus 2025 di Jakarta,” katanya kepada Jmpd news.com, Sabtu (30/8/25).

Dadang menyampaikan bahwa peristiwa ini bukan hanya meninggalkan luka bagi keluarga korban, tetapi juga menambah daftar panjang kekerasan dan tindakan represif aparat terhadap rakyat yang sedang menyuarakan aspirasi.

Dadang menilai tindakan penabrakan oleh kendaraan aparat merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang serius, mencerminkan watak kekerasan yang terus dipelihara dalam penanganan aksi rakyat.

Baca Juga :  Rangkap Jabatan Menuai Kritik Konflik Kepentingan

Represif aparat terhadap massa aksi di berbagai daerah di Indonesia menunjukkan ketiadaan ruang demokrasi yang sehat. Alih-alih mengayomi dan melindungi, aparat justru menjadi mesin penakut dan penindas.

“Negara gagal menjamin keselamatan warganya yang sedang menyalurkan hak konstitusional untuk berkumpul, berserikat, dan menyampaikan pendapat di muka umum,” tegasnya.

Baca Juga :  Pilkada langsung Vs Demokrasi Jual Beli

Dadang mendesak Pemerintah Prabowo untuk bertanggung jawab secara penuh dan segera dilakukannya investigasi secara independen yang transparan terhadap tindakan represif aparat pada aksi 28 Agustus dan aksi-aksi rakyat di seluruh Indonesia.

Tokoh Muda Kabupaten Bekasi ini mengutuk keras segala bentuk kekerasan aparat terhadap rakyat, baik secara fisik maupun psikologis.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak diam, melawan ketidakadilan, dan menolak normalisasi kekerasan negara.

Secara tegas Dadang menyatakan suara rakyat tidak akan pernah bisa dibungkam oleh senjata, gas air mata, maupun roda kendaraan aparat. (Abduh)

Berita Terkait

Transisi Kepemimpinan dan Kedewasaan Elite Daerah
Oligarki: Pemodal Koruptif ‘Kuasai’ Institusi, Sumber Daya, dan Otoritas
Berbekal Pengalaman Zuli Zulkipli, SH siap mengabdi menjadi Ketua ILUNI SMKN 1 Karawang
Ketua LSM KOMPI Layangkan Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Begini Isinya
Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Affan Kurniawan, Prabowo: Pemerintah akan Menjamin Kehidupan Keluarganya
Pemred JMPD News.Com, Kans Dedi Mulyadi Menjadi Presiden Di Masa Datang Terbuka Lebar
SETARA Institute Desak Panglima TNI Tarik Telegram Dukungan Militer untuk Kejaksaan
Kasus Pemberitaan Jak TV : Dewan Pers harus dilibatkan.
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:54 WIB

Transisi Kepemimpinan dan Kedewasaan Elite Daerah

Senin, 3 November 2025 - 15:11 WIB

Oligarki: Pemodal Koruptif ‘Kuasai’ Institusi, Sumber Daya, dan Otoritas

Senin, 15 September 2025 - 12:40 WIB

Berbekal Pengalaman Zuli Zulkipli, SH siap mengabdi menjadi Ketua ILUNI SMKN 1 Karawang

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 11:40 WIB

Dadang Tokoh Muda Kabupaten Bekasi Soroti Tragedi Ojol yang Terlindas Rantis Brimob Saat Demo

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 09:46 WIB

Ketua LSM KOMPI Layangkan Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Begini Isinya

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:40 WIB

Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Affan Kurniawan, Prabowo: Pemerintah akan Menjamin Kehidupan Keluarganya

Selasa, 19 Agustus 2025 - 17:12 WIB

Pemred JMPD News.Com, Kans Dedi Mulyadi Menjadi Presiden Di Masa Datang Terbuka Lebar

Selasa, 13 Mei 2025 - 07:32 WIB

SETARA Institute Desak Panglima TNI Tarik Telegram Dukungan Militer untuk Kejaksaan

Berita Terbaru

Media

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:34 WIB

Hukum & Politik

Saat Pejabat Bebas Ganti Nomor, Negara Batasi Hak Komunikasi Warga

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:08 WIB

Hukum & Politik

Rekayasa Kasus: KUHP Baru Ancam APH Hingga 12 Tahun Penjara

Minggu, 25 Jan 2026 - 08:54 WIB