ASN Kabupaten Bekasi Diminta Jadi Agen Perubahan Lingkungan

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIKARANG PUSAT, JMPDNews.com – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bekasi, Ida Farida, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan, khususnya menghadapi potensi banjir di musim hujan tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Ida Farida saat memimpin apel pagi ASN di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Senin (3/11/2025). Ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan harus dimulai dari rumah tangga dengan memilah dan membuang sampah secara tertib.

“Sekarang sudah memasuki musim hujan dengan curah hujan tinggi. Saya mohon kepada seluruh ASN dan PPPK menjadi agen perubahan dan komunikator di lapangan. Tolong, sampah di tingkat rumah tangga mulai dipilah, jangan seenaknya dibuang,” ujarnya.

Menurutnya, tumpukan sampah menjadi salah satu penyebab utama banjir di sejumlah wilayah, bahkan saat tidak turun hujan deras.

“Kami memantau masih banyak tumpukan sampah di beberapa kecamatan. Air kiriman dari luar daerah juga cukup besar. Karena itu, mari kita bersama-sama bertanggung jawab. Jangan melihat ini hanya tugas dinas tertentu, tetapi tugas kita semua,” tegas Ida.

Ia menambahkan, persoalan lingkungan dan banjir harus diselesaikan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah serta partisipasi aktif masyarakat.

Baca Juga :  Ade Kuswara Kunang SH Lantik Ida Farida Menjadi Pj Sekda Kabupaten Bekasi.

“Walaupun nanti seluruh tim unit reaksi cepat banjir akan rapat, saya tegaskan tidak boleh diwakilkan. Kita harus hadir langsung menyelesaikan persoalan di lapangan dengan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Selain isu lingkungan, Pj Sekda juga menyoroti pentingnya disiplin dan peningkatan kinerja aparatur. Ia menegaskan bahwa apel pagi merupakan implementasi dari peraturan Bupati, bukan sekadar formalitas.

“Kita masih diberikan iman dan kesehatan untuk melaksanakan apel pagi. Ini bukan perintah Sekda, tapi bentuk ketaatan terhadap aturan,” katanya.

Ida meminta pimpinan perangkat daerah memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kinerja di jajarannya.

“ASN sekarang dituntut bekerja dengan kecepatan tinggi. Kalau dulu di gigi dua, sekarang sudah harus di gigi empat atau lima. Harus responsif dan tanggap terhadap masalah di lapangan,” tandasnya.

Terkait pelaksanaan kegiatan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) tahun ini, Ida mengingatkan agar seluruh proses administrasi dilakukan secara hati-hati dan tertib.

“Penyelenggaraan kegiatan tinggal dua bulan, November dan Desember. Pemeriksa dan penerima barang harus cermat, teliti, dan tertib agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” pesannya.

Untuk kegiatan tahun anggaran 2026, Ida menegaskan agar belanja diarahkan sepenuhnya pada program yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Belanja harus benar-benar untuk masyarakat. Rapat-rapat yang melibatkan ASN dan PPPK cukup dengan air minum, tidak perlu berlebihan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Bekasi Tinjau Banjir Sukatani: Pekerjaan BBWS Tertunda Jadi Sorotan Utama

Menanggapi adanya rasionalisasi anggaran, Ida mengajak ASN tetap kreatif dan berinovasi.

“Jangan mengeluh. Ini tantangan kita untuk mencari terobosan. Bila ada program strategis yang tidak bisa didanai APBD, silakan komunikasikan ke kementerian atau Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Saya sudah berkoordinasi dengan Sekda Provinsi,” ungkapnya.

Ida juga menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antarperangkat daerah.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Pemerintahan ini teamwork, bukan one man show. Semua perangkat daerah harus berkolaborasi dan jangan cuek terhadap persoalan masyarakat,” ujarnya.

Pada aspek pelayanan publik, Ida menegaskan agar layanan perizinan dilaksanakan sesuai prinsip Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang cepat, mudah, dan tidak berbelit.

“Kalau berkas belum lengkap, jangan ditahan. Sampaikan kepada pemohon agar dilengkapi. Karena kalau pelayanan lambat, investasi bisa pindah, dan lapangan kerja berkurang,” tegasnya.

Menutup arahannya, Ida meminta seluruh ASN dan PPPK berhemat penggunaan listrik dan air serta menjaga etika kerja.

“Kalau komputer tidak digunakan, matikan. Jangan dipakai untuk bermain game di jam kerja. Kita sudah dibayar oleh rakyat, jadi gunakan waktu kerja dengan penuh tanggung jawab. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan selalu bahagia,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Rangkaian HPN 2026: AMKI Cirebon Raya Adakan Jumat Berkah
Rakim Sonjaya, Sekretaris JMPD Kabupaten Bekasi, Ucapkan Selamat atas Pelantikan Sekda Baru Drs. H. Endin Samsudin, M.Si
Sekertaris JMPD Kabupaten Bekasi Soroti Keras Obat Kadaluarsa Rp800 Juta di UPTD Kesehatan Kabupaten Bekasi
Hadir ke Kabupaten Bekasi, Menteri PKP Ara Ajak Masyarakat Manfaatkan Kredit Program Perumahan dan FLPP
Kabupaten Bekasi Dinilai Tertinggal dalam Inovasi Kebijakan dan Program Pembangunan
Bupati Bekasi Tinjau Banjir Sukatani: Pekerjaan BBWS Tertunda Jadi Sorotan Utama
Pidana Kerja Sosial di Jawa Barat, KDM: Efisiensi Anggaran Negara dan Dorong Produktivitas Sosial
Pemkab Bekasi Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pendidikan Lewat Program Permagangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:18 WIB

Rangkaian HPN 2026: AMKI Cirebon Raya Adakan Jumat Berkah

Jumat, 28 November 2025 - 16:49 WIB

Rakim Sonjaya, Sekretaris JMPD Kabupaten Bekasi, Ucapkan Selamat atas Pelantikan Sekda Baru Drs. H. Endin Samsudin, M.Si

Sabtu, 22 November 2025 - 14:55 WIB

Sekertaris JMPD Kabupaten Bekasi Soroti Keras Obat Kadaluarsa Rp800 Juta di UPTD Kesehatan Kabupaten Bekasi

Sabtu, 22 November 2025 - 08:48 WIB

Hadir ke Kabupaten Bekasi, Menteri PKP Ara Ajak Masyarakat Manfaatkan Kredit Program Perumahan dan FLPP

Sabtu, 8 November 2025 - 08:22 WIB

Kabupaten Bekasi Dinilai Tertinggal dalam Inovasi Kebijakan dan Program Pembangunan

Rabu, 5 November 2025 - 15:23 WIB

Bupati Bekasi Tinjau Banjir Sukatani: Pekerjaan BBWS Tertunda Jadi Sorotan Utama

Selasa, 4 November 2025 - 19:35 WIB

Pidana Kerja Sosial di Jawa Barat, KDM: Efisiensi Anggaran Negara dan Dorong Produktivitas Sosial

Senin, 3 November 2025 - 19:21 WIB

Pemkab Bekasi Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pendidikan Lewat Program Permagangan

Berita Terbaru

Media

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:34 WIB

Hukum & Politik

Saat Pejabat Bebas Ganti Nomor, Negara Batasi Hak Komunikasi Warga

Selasa, 27 Jan 2026 - 18:08 WIB

Hukum & Politik

Rekayasa Kasus: KUHP Baru Ancam APH Hingga 12 Tahun Penjara

Minggu, 25 Jan 2026 - 08:54 WIB