Cikarang – jmpdnews.com
Peredaran obat keras seperti tramadol dan eximer kian mengkhawatirkan karena menyasar kalangan remaja. Keduanya sebenarnya termasuk obat medis yang penggunaannya harus melalui resep dan pengawasan tenaga kesehatan. Namun, penyalahgunaan di luar aturan dapat berdampak serius pada fisik maupun mental.
Agar orang tua dan lingkungan lebih waspada, berikut sejumlah tanda perubahan perilaku dan fisik yang patut diperhatikan.
1. Perubahan Perilaku yang Drastis
Remaja yang terindikasi menyalahgunakan obat keras biasanya menunjukkan perubahan sikap secara tiba-tiba. Mereka bisa menjadi lebih mudah marah, emosional, atau justru tampak sangat pendiam dan menarik diri dari keluarga.
Perubahan pola pergaulan juga sering terjadi. Mereka mungkin menjauh dari teman lama dan mulai bergaul dengan lingkungan baru yang tertutup atau sulit diawasi.
2. Gangguan Pola Tidur dan Aktivitas
Tramadol dan eximer dapat memengaruhi sistem saraf. Akibatnya, remaja bisa terlihat sering mengantuk berlebihan di siang hari atau justru sulit tidur pada malam hari. Aktivitas sekolah menurun, prestasi merosot, dan sering bolos menjadi sinyal yang tidak boleh diabaikan.
3. Kondisi Fisik yang Tidak Biasa
Beberapa tanda fisik yang sering terlihat antara lain:
* Mata sayu atau tatapan kosong
* Tubuh lemas dan kurang bertenaga
* Bicara pelo atau tidak jelas
* Koordinasi tubuh terganggu
Dalam beberapa kasus, penggunaan berlebihan bisa menyebabkan mual, pusing, hingga kejang. Efek ini sangat berbahaya bila tidak ditangani secara medis.
4. Perubahan Emosi dan Mental
Remaja yang menyalahgunakan obat keras dapat mengalami perubahan suasana hati ekstrem. Mereka bisa tampak euforia tanpa alasan jelas, lalu tiba-tiba murung atau gelisah. Dalam jangka panjang, penyalahgunaan obat dapat memicu gangguan kecemasan, depresi, bahkan ketergantungan.
5. Perilaku Mencurigakan
Tanda lain yang perlu diwaspadai adalah:
* Sering meminta uang tanpa alasan jelas
* Menyembunyikan barang tertentu di kamar
* Panik atau defensif saat ditanya
* Keluar rumah pada jam tidak wajar
Perubahan ini biasanya muncul bertahap, sehingga orang tua perlu jeli membaca situasi.
Peran Keluarga dan Lingkungan Sangat Penting
Pencegahan jauh lebih efektif dibanding penanganan setelah terjadi ketergantungan. Komunikasi terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci utama. Hindari pendekatan yang menghakimi, tetapi bangun dialog yang hangat dan suportif.
Jika terdapat tanda-tanda yang mengarah pada penyalahgunaan obat, sebaiknya segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan, konselor sekolah, atau lembaga rehabilitasi resmi. Penanganan dini dapat mencegah dampak yang lebih serius bagi masa depan remaja.
Masyarakat juga diimbau untuk aktif melaporkan peredaran obat keras ilegal di lingkungan sekitar. Melindungi generasi muda adalah tanggung jawab bersama.
Penulis : Redaksi
Editor : Arjuna
Sumber Berita : Kutawaluya News









