Cikarang – jmpdnews.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab Bekasi) tengah melakukan audit menyeluruh terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Bekasi.
Langkah tegas ini diambil untuk mengevaluasi kinerja perusahaan pelat merah milik Pemkab Bekasi yang dinilai belum memberikan kontribusi maksimal bagi pendapatan daerah.
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyatakan bahwa proses audit sudah mulai berjalan. Salah satu perusahaan, PT. Bekasi Putra Jaya (BPJ), telah selesai diaudit dan saat ini laporannya sedang dalam tahap peninjauan.
“Sekarang kita lagi audit. Kemarin PT. Bekasi Putra Jaya (BPJ) sudah diaudit, laporannya sedang saya lihat. Besok (28/1) baru selesai secara keseluruhan,” ujar Asep kepada media, Selasa (27/1/2026).
Selain BPJ, Asep mengungkapkan bahwa Perumda Tirta Bhagasasi (PDAM) juga tengah dalam proses audit. Selanjutnya, Pemkab Bekasi telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap PT. Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM).
“Untuk yang lain menyusul. BBWM nanti kita audit juga, dan sekarang yang sedang berjalan itu PDAM,” jelasnya lebih lanjut.
Tindakan audit ini dilakukan bukan tanpa alasan. Pemkab Bekasi menyoroti kondisi keuangan beberapa BUMD yang masih mencatatkan kerugian. Asep menegaskan bahwa arah kebijakan ke depan adalah memastikan seluruh BUMD sehat secara finansial dan mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara nyata.
“Masih rugi, makanya sekarang ada audit. Saya maunya ke depan BUMD ini benar-benar bisa untung,” pungkas Asep menutup pembicaraan.
Melalui audit ini, diharapkan muncul rekomendasi strategis untuk memperbaiki tata kelola perusahaan agar tidak lagi membebani anggaran daerah, melainkan menjadi mesin penggerak ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
Penulis : Redaksi
Editor : ARJUNA
Sumber Berita : SS









