Cikarang – jmpdnews.
Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir rob di Kecamatan Muaragembong, Sabtu (6/12/2025). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, sebagai bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam penanganan kondisi darurat yang terjadi akibat tingginya pasang air laut.
Banjir rob yang melanda lima desa di wilayah Muaragembong menyebabkan genangan air setinggi 30 cm hingga 1 meter dan berdampak pada permukiman warga, akses jalan, dan sejumlah fasilitas publik. Kondisi ini menghambat aktivitas masyarakat dan memerlukan penanganan logistik serta mitigasi lanjutan.
Dalam kunjungan lapangan, Sekda menyerahkan bantuan berupa sembako, air mineral, alas tidur, perlengkapan darurat, serta kebutuhan dasar lainnya bagi warga yang terdampak.
“Penyaluran bantuan ini merupakan langkah cepat Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk memastikan kebutuhan mendesak warga dapat terpenuhi selama masa penanganan bencana banjir rob,” ujar Endin.
Selain bantuan tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga memulai langkah penanganan sistemik. Melalui dialog dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat, pemerintah menyusun strategi pengendalian banjir rob yang mencakup tiga pendekatan: penanganan jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.
Beberapa langkah yang tengah dikaji dan direncanakan meliputi:
-
Penanganan Jangka Pendek:
Penguatan posko bencana, penyediaan logistik tambahan, jalur evakuasi sementara, serta sistem peringatan dini pasang air laut. -
Jangka Menengah:
Peninggian jalan dan pemukiman prioritas, rehabilitasi drainase wilayah, serta pembangunan tanggul penahan air di titik rawan. -
Jangka Panjang:
Penyusunan Coastal Resilience Roadmap, restorasi mangrove, integrasi pengamanan pesisir dengan program nasional pengendalian rob, serta rencana tata ruang pesisir berbasis mitigasi iklim.
Endin menegaskan bahwa Pemkab Bekasi berkomitmen hadir dengan pendekatan yang bukan hanya reaktif, namun juga preventif.
“Kami ingin memastikan penanganan tidak berhenti pada bantuan darurat saja. Pemerintah daerah bekerja membangun solusi permanen agar masyarakat pesisir dapat hidup lebih aman, sehat, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sekda juga mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi peningkatan rob dalam beberapa hari ke depan dan segera melapor ke perangkat desa atau posko BPBD apabila membutuhkan bantuan.
“Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus bekerja, hadir di lapangan, dan memastikan masyarakat Muaragembong mendapatkan perlindungan serta dukungan yang memadai,” tutupnya.
Penulis : Redaksi
Editor : Arjuna
Sumber Berita : dari berbagai sumber









