KDM Siap Dampingi Ibu Neni Ibu Menyusui Korban Kasus Fidusia

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang – jmpdenws.com 
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menyatakan akan turun tangan langsung membantu Neni Nuraeni (37), ibu rumah tangga asal Karawang yang terseret kasus fidusia akibat ulah suaminya sendiri.
Kasus ini bermula ketika suami Neni, Denny Darmawan, menggunakan nama istrinya untuk mengajukan kredit mobil bekas ke salah satu perusahaan leasing. Namun, kredit tersebut macet setelah hanya enam kali angsuran berjalan. Mobil kemudian dialihkan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan Neni, hingga akhirnya dilaporkan hilang dan terbakar.
Akibatnya, pihak leasing melaporkan Neni ke Polres Karawang dengan tuduhan pelanggaran Undang-Undang Fidusia dan penggelapan. Kasus ini pun menyeret Neni ke meja hijau meski ia tidak mengetahui perbuatan suaminya.
Yang lebih menyedihkan, Neni sempat ditahan selama proses persidangan, padahal ia masih harus menyusui anaknya yang masih balita. Kondisi inilah yang membuat kasus Neni viral dan memantik simpati publik.
Mengetahui hal itu, Dedi Mulyadi menyatakan siap memberikan perhatian dan pendampingan kepada Neni.
“Nanti saya jemput dengan tim saya, mau saya wawancara dulu,” ujar Dedi, Kamis (6/11).
Ia menyebut, langkah ini dilakukan untuk memahami duduk perkara dan mencari solusi terbaik bagi Neni.
“Nanti saya angkut, saya dampingin, saya selesaikan,” tegasnya.
Dedi berencana mengundang Neni ke kediamannya di Lembur Pakuan, Subang, guna mendalami kasus ini secara langsung.
Sementara itu, kuasa hukum Neni, Syarif Hidayat, menilai bahwa penerapan pasal terhadap kliennya tidak tepat. Ia berharap ada keadilan bagi Neni yang sejatinya menjadi korban, bukan pelaku.
Kini, Neni telah menjalani tahanan rumah setelah majelis hakim memutuskan pengalihan status penahanannya. Namun, proses hukum masih berlanjut dan perhatian publik terus tertuju pada nasib ibu muda tersebut.
Baca Juga :  PJ Bupati Bekasi Wajib Segera bertindak Maraknya Tawuran Akibat Penjualan Obat Daftar G yang di Biarkan Liar

Penulis : Redaksi

Editor : Arjuna

Sumber Berita : haloKarawang & Kumparan

Berita Terkait

Tawuran Antar Remaja Kembali Terjadi Di Wilayah Cikarang Utara 2 Orang Meninggal Dunia Dan 4 Orang Kritis.
Berani Bikin Video Porno, Siap-siap Di Penjara
Sudah Lapor Polisi Ada Ancaman Pembunuhan Lalu Diduga Tak Ada Tindakan, Seorang Perempuan Tewas Mengenaskan
Jerat Pidana Pemerasan dengan Ancaman Penyebaran Video Porno
Pemred JMPD News.com Kecam Kekerasan pada Jurnalis di Karawang, Desak Polres Karawang Usut Tuntas
Ko Bisa Jaksa Menahan Terdakwa kelebihan waktu ?
Ketua LBH Arjuna Serukan Warga Cikarang Timur Bersatu Hadapi Ancaman Tawuran
AOB desak Kepolisian tangkap pelaku penghinaan kepada Bupati
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 09:02 WIB

KDM Siap Dampingi Ibu Neni Ibu Menyusui Korban Kasus Fidusia

Kamis, 25 September 2025 - 17:04 WIB

Tawuran Antar Remaja Kembali Terjadi Di Wilayah Cikarang Utara 2 Orang Meninggal Dunia Dan 4 Orang Kritis.

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 15:13 WIB

Berani Bikin Video Porno, Siap-siap Di Penjara

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:53 WIB

Sudah Lapor Polisi Ada Ancaman Pembunuhan Lalu Diduga Tak Ada Tindakan, Seorang Perempuan Tewas Mengenaskan

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 21:10 WIB

Jerat Pidana Pemerasan dengan Ancaman Penyebaran Video Porno

Selasa, 5 Agustus 2025 - 20:00 WIB

Pemred JMPD News.com Kecam Kekerasan pada Jurnalis di Karawang, Desak Polres Karawang Usut Tuntas

Selasa, 5 Agustus 2025 - 11:24 WIB

Ko Bisa Jaksa Menahan Terdakwa kelebihan waktu ?

Minggu, 20 Juli 2025 - 16:56 WIB

Ketua LBH Arjuna Serukan Warga Cikarang Timur Bersatu Hadapi Ancaman Tawuran

Berita Terbaru

Hukum & Politik

Sniper : Waspadai Narasi Miring yang Melemahkan Plt. Bupati Bekasi

Rabu, 18 Mar 2026 - 10:51 WIB

Keuangan

Urgensi Revisi UU ASN PPPK Jadi Korban

Senin, 16 Mar 2026 - 09:48 WIB