Saatnya Kabupaten Bekasi Bangun Ekonomi Rakyat, Bukan Hanya Industri

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cikarang – jmpdnews.com – Kabupaten Bekasi sering disebut sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi paling agresif di Jawa Barat. Tiga sektor utama – industri, perdagangan, dan perumahan – menjadi motor penggerak utamanya. Tak heran, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bekasi menjadi yang tertinggi di provinsi ini.

Namun, jika menilik lebih dalam, pertumbuhan pesat itu belum sepenuhnya menetes ke bawah. Angka kemiskinan masih mencemaskan, pengangguran tetap tinggi, sementara persoalan lingkungan hidup kian mendesak. Kondisi ini menunjukkan bahwa ada banyak potensi ekonomi lokal yang menganggur (idle) dan komunitas yang belum diberdayakan dengan baik.

Baca Juga :  BEI Bidik 1.200 Perusahaan IPO pada 2029, Targetkan Valuasi Rp20 Ribu Triliun

Di sinilah peran pemerintah menjadi kunci. Redistribusi sumber daya ekonomi harus diarahkan untuk mendukung kemandirian masyarakat. Pemerintah tidak cukup hanya bergantung pada investasi besar, tetapi harus membuka ruang bagi sektor riil yang lebih dekat dengan kehidupan warga: pertanian, perikanan, peternakan, dan pasar tradisional.

Sayangnya, pola pembangunan yang kerap mengandalkan pihak ketiga hingga jangka panjang, seperti kasus Pasar Induk Cibitung yang dikerjasamakan 30 tahun, cenderung menutup peluang partisipasi masyarakat. Padahal, model swakelola oleh komunitas atau pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dengan skema KPBU bisa menjadi alternatif yang lebih sehat, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Baca Juga :  CSR: Napas Sosial yang Harus Dirasakan Masyarakat Bekasi

Pemerintah daerah harus berani mengambil langkah strategis: menggunakan kekayaan daerah untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan sekadar memberi ruang pada kepentingan korporasi. Bekasi membutuhkan pembangunan ekonomi yang tidak hanya memperbesar angka PDRB, tetapi juga menguatkan daya tahan ekonomi rakyat, meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, pedagang, dan pelaku usaha kecil.

Dengan demikian, Bekasi bisa benar-benar berdiri di atas kakinya sendiri, bukan hanya menjadi “gudang industri”, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi rakyat yang berkeadilan.

Penulis : Redaksi

Editor : Arjuna

Sumber Berita : Sudarisman

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Genjot PAD dari Sektor Limbah Logam Industri
CSR: Napas Sosial yang Harus Dirasakan Masyarakat Bekasi
Purbaya Di Kepung Tapi Tetap Lantang Menyerang
Data 81 Juta Pelanggan JNE Diduga Bocor, Pelaku Patok Harga Senilai Rp32 Juta
BEI Bidik 1.200 Perusahaan IPO pada 2029, Targetkan Valuasi Rp20 Ribu Triliun
Strategi Pengusaha Kripto Oscar Darmawan: Pilih Bitcoin untuk Keamanan Jangka Panjang
Janji dan Keseriusan Komisi I Terkait Raperda Tata Kelola Air Tanah
12 Pasar Tradisional baru 1 yang terdigitalisasi terkait kebocoran PAD dari Retribusi
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 19:45 WIB

Pemkab Bekasi Genjot PAD dari Sektor Limbah Logam Industri

Kamis, 23 Oktober 2025 - 07:51 WIB

CSR: Napas Sosial yang Harus Dirasakan Masyarakat Bekasi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 06:08 WIB

Purbaya Di Kepung Tapi Tetap Lantang Menyerang

Senin, 29 September 2025 - 06:20 WIB

Saatnya Kabupaten Bekasi Bangun Ekonomi Rakyat, Bukan Hanya Industri

Kamis, 14 Agustus 2025 - 06:56 WIB

Data 81 Juta Pelanggan JNE Diduga Bocor, Pelaku Patok Harga Senilai Rp32 Juta

Selasa, 12 Agustus 2025 - 06:20 WIB

BEI Bidik 1.200 Perusahaan IPO pada 2029, Targetkan Valuasi Rp20 Ribu Triliun

Selasa, 12 Agustus 2025 - 01:37 WIB

Strategi Pengusaha Kripto Oscar Darmawan: Pilih Bitcoin untuk Keamanan Jangka Panjang

Minggu, 13 Juli 2025 - 08:11 WIB

Janji dan Keseriusan Komisi I Terkait Raperda Tata Kelola Air Tanah

Berita Terbaru

Hukum & Politik

Sniper : Waspadai Narasi Miring yang Melemahkan Plt. Bupati Bekasi

Rabu, 18 Mar 2026 - 10:51 WIB

Keuangan

Urgensi Revisi UU ASN PPPK Jadi Korban

Senin, 16 Mar 2026 - 09:48 WIB