Jakarta – jmpdnews.com – Sejumlah partai politik mulai melakukan evaluasi internal terhadap kinerja anggota DPR RI yang berasal dari kalangan artis. Langkah ini dilakukan menyusul sorotan publik terkait rendahnya produktivitas legislasi serta meningkatnya ketidakpuasan masyarakat terhadap wakil rakyat.apalagi di picu paska mereka melakukan aksi joget joget di saat rakyat dalam kesulitan ekonomi.Dan pencopotan mereka (artis) dari anggota DPR yang menyeruak saat ini.
Dalam beberapa periode terakhir, artis memang menjadi salah satu figur yang kerap diusung parpol untuk mendongkrak elektabilitas. Popularitas mereka dinilai mampu menarik simpati pemilih, terutama generasi muda dan kalangan masyarakat perkotaan. Namun, setelah duduk di Senayan, sebagian dari mereka dianggap tidak menunjukkan performa maksimal, baik dalam hal kehadiran sidang, penyusunan regulasi, maupun advokasi terhadap konstituen.
Ketua DPP salah satu partai besar menyatakan bahwa publik kini semakin kritis. “Era sekarang, masyarakat tidak lagi sekadar memilih figur populer, tapi juga menuntut kualitas kerja nyata. Karena itu, partai perlu mengevaluasi ulang strategi pencalonan, termasuk untuk artis yang sudah menjabat,” tegasnya.
Evaluasi ini juga dipicu oleh munculnya gelombang demonstrasi mahasiswa dan pekerja belakangan ini yang menyoroti gaya hidup mewah para anggota DPR, termasuk tunjangan fantastis yang mencapai puluhan juta rupiah per bulan. Kondisi itu membuat partai-partai politik merasa perlu menampilkan wajah legislatif yang lebih kredibel dan membumi.
Pengamat politik menilai, jika parpol tidak selektif, fenomena artis menjadi legislator bisa berbalik arah menjadi bumerang. “Artis yang hanya mengandalkan popularitas tanpa kompetensi akan sulit bertahan dalam iklim politik yang menuntut integritas dan kerja nyata. Partai bisa kehilangan kepercayaan publik bila terus mengandalkan strategi semacam itu,” ujar seorang analis dari lembaga riset politik di Jakarta.
Meski begitu, tidak semua artis disamaratakan. Beberapa di antaranya dinilai cukup aktif memperjuangkan isu-isu sosial, seni, dan kebudayaan di parlemen. Ke depan, publik menunggu langkah nyata parpol dalam menentukan siapa saja artis yang akan tetap dipertahankan sebagai wakil rakyat, dan siapa yang akan diganti demi menjaga kredibilitas lembaga legislatif.
Penulis : Redaksi
Editor : Arjuna
Sumber Berita : dari berbagai sumber









