Up Date Pembangunan Jalan di Kabupaten Bekasi 2025

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cikarang – jmpdnews.com – Infrastruktur jalan merupakan tulang punggung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Bekasi. Sebagai daerah dengan kawasan industri terbesar di Indonesia, kebutuhan jalan yang memadai menjadi prioritas utama pembangunan. Namun, hingga 2024, tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Bekasi baru mencapai sekitar 59%, masih jauh dari target 80% yang ditetapkan pemerintah daerah.

Kondisi Eksisting Jalan

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK), panjang jalan kabupaten mencapai ±1.071 km dengan variasi kondisi sebagai berikut:

  • Kondisi Baik: ±630 km (59%)
  • Rusak Ringan: ±230 km (21%)
  • Rusak Berat: ±211 km (20%)

Kerusakan jalan lebih banyak ditemukan di wilayah perdesaan, pesisir, dan kecamatan pinggiran, sementara ruas jalan di kawasan industri cenderung lebih terjaga tetapi padat lalu lintas berat sehingga rawan menurun kualitasnya.

Kebutuhan Per Kecamatan

  1. Cikarang (Utara, Selatan, Timur, Barat, Pusat)
    • Fokus: pelebaran jalan industri, peningkatan kualitas permukaan, serta penataan drainase di sepanjang Kalimalang.
    • Kebutuhan mendesak: rekonstruksi ruas jalan penghubung antar-kawasan industri dan akses ke perumahan pekerja.
  2. Tambun Selatan & Tambun Utara
    • Fokus: peningkatan konektivitas jalan lingkungan dan penghubung desa.
    • Kebutuhan mendesak: perbaikan jalan alternatif untuk mengurai kemacetan jalur utama.
  3. Babelan, Tarumajaya, Cabangbungin, Sukawangi
    • Fokus: pembangunan jalan baru di desa berkembang dan perbaikan jalan terdampak banjir.
    • Kebutuhan mendesak: akses menuju kawasan pesisir dan sentra logistik.
  4. Tambelang, Sukatani, Karangbahagia, Kedungwaringin
    • Fokus: rekonstruksi jalan antar desa serta pemeliharaan rutin.
    • Kebutuhan mendesak: peningkatan kualitas jalan produksi pertanian.
  5. Pebayuran & Cibarusah
    • Fokus: pelebaran jalan utama dan perbaikan infrastruktur drainase.
    • Kebutuhan mendesak: penguatan jalan penghubung antar kecamatan.
  6. Muaragembong
    • Fokus: pembangunan jalan baru di wilayah pesisir dan perbaikan akses pelayanan dasar.
    • Kebutuhan mendesak: penanganan jalan yang rusak berat akibat banjir rob dan kondisi tanah lembek.
Baca Juga :  RSUD Cabangbungin Torehkan Prestasi

Program Pembangunan Jalan 2025

  • Pemkab Bekasi menargetkan pembangunan, rekonstruksi, dan pemeliharaan ±50 km jalan di 108 titik yang tersebar di seluruh kecamatan.
  • Beberapa proyek prioritas:
    • Jalan Inspeksi Kalimalang
    • Jalan Teluk Haur (Pebayuran)
    • Penghubung Desa Sukasejati–Jayasampurna (Cibarusah)
    • Ruas Buni Bakti–Babelan
    • Jalan Kali Baru (Muaragembong)
Baca Juga :  Siapa yang Rugi Pengembang Perumahan Enggan Menyerahkan Fasos Fasum Ke Pemerintah Daerah ?

Progres pengerjaan 2025 telah mencapai 85%, dan diharapkan seluruh target rampung pada akhir tahun.

Kesimpulan dan Rekomendasi

  1. Arah kebijakan harus memperkuat keseimbangan antara jalan industri dan jalan desa.
  2. Peningkatan anggaran pemeliharaan dibutuhkan agar jalan tidak cepat rusak.
  3. Unit Reaksi Cepat (URC) perlu dioptimalkan untuk penanganan kerusakan mendesak.
  4. Keterlibatan masyarakat penting dalam pengawasan pembangunan jalan agar sesuai kebutuhan lokal.

Dengan langkah tersebut, Kabupaten Bekasi dapat mencapai target kemantapan jalan 80% sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga dan daya saing kawasan industri.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Arjuna

Sumber Berita : berbagai sumber

Berita Terkait

Kemantapan Jalan Kabupaten Bekasi Baru 73,98 Persen, Minim Jalan Baru dan Drainase Buruk Jadi Sorotan
PLT Bupati Bekasi : Hentikan Sementara Izin Perumahan
Sawah Tanjung Baru dan Moratorium yang Terlambat
Musrenbang CSR Kabupaten Bekasi: Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan Kantor Kelurahan Jatimulya Ditarget Rampung Akhir 2025
Pemkab Karawang Salurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif Tahap Kedua
RSUD Cabangbungin Torehkan Prestasi
Bupati Ade Kunang : Revitalisasi Pasar Tradisional Melibatkan Pihak Ke tiga
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 07:25 WIB

Kemantapan Jalan Kabupaten Bekasi Baru 73,98 Persen, Minim Jalan Baru dan Drainase Buruk Jadi Sorotan

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:05 WIB

PLT Bupati Bekasi : Hentikan Sementara Izin Perumahan

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:02 WIB

Sawah Tanjung Baru dan Moratorium yang Terlambat

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:07 WIB

Musrenbang CSR Kabupaten Bekasi: Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 3 November 2025 - 10:25 WIB

Pembangunan Kantor Kelurahan Jatimulya Ditarget Rampung Akhir 2025

Kamis, 4 September 2025 - 06:56 WIB

Pemkab Karawang Salurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif Tahap Kedua

Jumat, 29 Agustus 2025 - 07:17 WIB

Up Date Pembangunan Jalan di Kabupaten Bekasi 2025

Rabu, 20 Agustus 2025 - 11:29 WIB

RSUD Cabangbungin Torehkan Prestasi

Berita Terbaru

Hukum & Politik

Sniper : Waspadai Narasi Miring yang Melemahkan Plt. Bupati Bekasi

Rabu, 18 Mar 2026 - 10:51 WIB

Keuangan

Urgensi Revisi UU ASN PPPK Jadi Korban

Senin, 16 Mar 2026 - 09:48 WIB