Bandung – Jmpdnews.com – Bayangkan sebuah cekungan luas di tengah pegunungan Priangan, bukan dipenuhi oleh gedung dan jalan seperti sekarang, tetapi oleh lautan air tawar raksasa. Itulah Danau Bandung Purba, yang dipercaya menggenangi wilayah Bandung antara 125.000 hingga 16.000 tahun lalu.
Airnya terbentang sejauh mata memandang, mengisi lembah hasil aktivitas vulkanik dan tektonik purba. Pegunungan di sekelilingnya menjadi tepian alami, sementara di dasar dan tepiannya hidup berbagai flora dan fauna prasejarah. Bagi manusia modern, keberadaan danau ini adalah pintu waktu, membawa kita membayangkan bagaimana rupa Bandung sebelum peradaban berdiri.
Ketika akhirnya air surut dan mengalir keluar melalui patahan serta sungai purba, Danau Bandung Purba perlahan hilang, meninggalkan dataran subur yang kini menjadi salah satu wilayah terpadat di Indonesia. Namun, sisa-sisa jejaknya masih dapat dilihat di lapisan tanah, endapan sedimen, dan cerita geologi yang tersimpan dalam batu-batuan.
Danau ini bukan sekadar kisah alam, tetapi juga bab penting dari perjalanan bumi di Tanah Sunda yaitu sebuah pengingat bahwa kota yang kita kenal hari ini pernah menjadi samudra darat yang megah. (RMA)









